Blog Guru PKn, Blog Mbak Srie, Blog Indonesia Mengajar:

Aku menyempatkan diri berfoto di depan Masjid At-Taqwa Bondowoso

Bondowoso kota kecil dengan akses tertutup, dijuluki kota pensiun. Entah siapa yang memberi gelar itu...Sepi...!!!

Bimtek Pengembangan Karier P2TK 2012

Program ke-2 yang dilaksanakan dalam rangkaian Bimtek Pengembangan Karier P2TK melalui MGMP PKn SMP Bondowoso: Pembuatan Modul PKn

Masih dalam rangkaian Bimtek Pengembangan Karier P2TK: Modul

Menyusun Modul dirasakan mudah, tinggal bagaimana menghargai karya nyata ini menjadi perbuatan nyata: menerapkan dalam proses pembelajaran

Bimtek Pengembangan Karier P2TK: Pembuatan Alat Peraga PKn

Alat peraga dengan karakteristik PKn disajikan dengan apik oleh Pakarnya. Diharapkan menjadi karya monumental bernilai tinggi.

Presentasi Alat Peraga: Rangkaian Bimtek Karier P2TK

Bagian nyata dan serius dilakukan dalam menghasilkan karya yang berarti, yaitu presentasi pematangan hasil kerja kelompok

Pengembangan Silabus berkarakter dan bernilai Pancasila dan Konstitusi: Rangkaian Bimtek Karier P2TK

Disajikan oleh Pak Milan dari P4TK PKn-IPS Malang. Pak Milan Riyanto merupakan ketua Lab PKn P4TK PKn-IPS Malang

Diskusi Pengembangan Silabus bernilai Pancasila dan Konstitusi: Rangkaian Bimtek Karier P2TK

Antusias dan bermakna, bukan karena dapat dana P2TK, lain dari itu menunjukkan pengembangan profesionalisme itu bukan isapan jempol, tapi begitu nyata!

Tampilkan postingan dengan label uka dan tunjangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label uka dan tunjangan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Juni 2012

KABAR PGRI: UKA TIDAK BERPENGARUH PADA TUNJANGAN

Beberapa hari yang lalu, MGMP PKn mendapat update berita dari PGRI Pusat yang disampaikan melalui PGRI Kab. Bondowoso, masih berlanjut pada berita beberapa minggu lalu (lihat postingan sebelumnya), bahwa UKA bagi guru yang sudah mendapat sertifikat pendidik memang bertujuan baik, dalam rangka memantau dan memetak kompetensi guru. Tentu ini sebuah kontrol pemerintah terhadap para pendidik untuk memperoleh gambaran sejauh mana sertifikasi yang sudah berjalan hampir lebih 5 tahun berpengaruh pada kinerja guru yang bersangkutan.
Namun ada kekhawatiran dari para pendidik tentang proses UKA yang akan berjalan, kekhawatiran itu tidak lain mengenai tunjangan yang didapat selama ini. Jika UKA berjalan dan ada beberapa yang tidak lulus apakah berarti guru yang bersangkutan tidak berhak lagi memperoleh tunjangan yang selama ini sudah diterima. Berdasarkan penuturan Ketua PGRI Kab. Bondowoso Bpk. Bambang Sucipto, guru tidak perlu khawatir, karena berdasarkan apa yang telah diupayakan PGRI membuahkan hasil bahwa UKA yang akan berjalan tidak akan berpengaruh pada tunjangan yang diberikan. Hakekatnya evaluasi, maka bertujuan untuk memperoleh follow up dari hasil evaluasi tersebut. Jika UKA tidak lulus tentu yang bersangkutan harus memperbaiki, perbaikan itu tentu sudah direncanakan oleh pemerintah. Entah melalui pendidikan dan latihan (sejenis PLPG) atau guru yang bersangkutan harus membuat portofolio, belum terumus secara jelas.
Paling tidak, apa yang disampaikan Ketua PGRI Bondowoso tersebut tentu kita sambut dengan lega. Sehingga tidak perlu khawatir dan risau yang dampaknya melemahkan kinerja para pendidik yang harusnya meningkat. Selanjutnya mari kita meningkatkan profesionalitas, jangan bangga dengan tunjangan yang diterima, tapi tidak bisa meningkatkan diri.